Pagar sangat diperlukan terutama bagi kita yang tinggal di lingkungan perkotaan. Kunci untuk meningkatkan keamanan rumah. Pagar adalah perlindungan rumah yang paling penting.

Oleh karena itu, Anda perlu membuat pagar yang kuat dan kokoh agar dapat menjalankan fungsi perlindungannya dengan baik. Selain itu, pagar juga memiliki fungsi lain, yaitu untuk mengarahkan desain eksterior rumah. Kehadiran pagar membuat rumah terlihat lebih bagus dan bagus.

Sekarang lebih banyak pilihan bahan pembentuk pagar tersedia. Anda mungkin tertarik menggunakan pagar yang terbuat dari logam? Rekomendasi kami bukanlah pagar besi atau pagar baja, melainkan pagar stainless steel. Ya, kini sudah ada produk pagar berbahan stainless steel.

Tidak seperti besi, stainless steel adalah logam anti korosi. Jadi tidak perlu takut pagar akan rusak sendiri karena pagar stainless steel ini bebas dari karat.

Beberapa kelebihan pagar stainless steel antara lain:

1. Pagar stainless steel adalah pagar anti korosi. Tidak perlu khawatir pagar rumah Anda akan berkarat karena pagar ini tidak tahan. Ini karena stainless steel dilapisi dengan bahan yang tidak korosif.

2. Pagar stainless steel memiliki ketahanan yang kuat terhadap kondisi cuaca ekstrim. Hal ini karena pagar stainless steel diproduksi menggunakan metode modern. Sehingga pagar ini lebih tahan terhadap sinar matahari dan hujan.

3. Pagar stainless steel memiliki tampilan yang mewah, cantik dan berkelas. Kilauan yang terlihat begitu mengkilat akan membuat siapapun terkesan melihat pagar yang satu ini. Pagar ini sangat cocok untuk menambah nilai rumah Anda.

Untuk mempertahankan pesonanya, Anda perlu merawat pagar stainless steel Anda.

1. Bersihkan Setiap Waktu

Ini merupakan bentuk perawatan dasar yang harus dilakukan untuk setiap jenis pagar tanpa terkecuali. Anda perlu menjaga kebersihan pagar stainless steel Anda. Caranya tentu saja dengan membersihkannya secara rutin. Semakin sering Anda membersihkan pagar, semakin baik. Setidaknya Anda harus membersihkan pagar ini setiap 2 minggu sekali. Jangan sampai ada kotoran yang menempel di permukaan.

2. Hindari Memakai Sabun

Umumnya orang membersihkan pagar stainless steel menggunakan sabun cuci piring atau deterjen. Bahkan ada yang menggunakan pemutih untuk menghilangkan noda membandel di permukaan pagar tersebut.

Memang kotoran langsung hilang dan pagar terlihat bersih kembali. Namun, jika Anda terus menggunakan bahan-bahan tersebut untuk membersihkan pagar stainless steel Anda, akibatnya pagar akan terlihat kusam.

3. Tetap kering

Seringkali pagar stainless steel memiliki noda air dan noda yang sulit dihilangkan. Pasalnya, pagar sudah lama dibiarkan dalam kondisi basah.

Hingga akhirnya air yang menempel pada pagar juga menimbulkan noda, kemungkinan karena kotoran yang tertahan atau sinar matahari yang terus menerus. Untuk mencegah munculnya noda atau noda air, Anda harus selalu menjaga pagar stainless steel Anda dalam keadaan kering.

4. Segera Bilas Air Hujan

Saat menyiram tanaman di taman depan rumah Anda, usahakan untuk tidak menyemprotkan air ke pagar stainless steel. Pasalnya, air justru bisa menimbulkan noda yang sulit dihilangkan di permukaan pagar ini.

Begitu pula dengan air hujan yang tidak boleh dibiarkan lama-lama di permukaan. Bahkan potensi dampak air hujan lebih berbahaya. Sebaiknya segera bilas pagar setelah hujan, lalu keringkan.

5. Pangkas Tanaman di Sekitar

Agar lebih indah dan asri, orang biasanya menanam tanaman di pekarangan rumahnya. Mungkin Anda juga?

Jika demikian, Anda perlu menjaga pertumbuhan tanaman. Pastikan cabang tanaman ini tidak bersentuhan langsung dengan pagar stainless steel. Karena kontak antara cabang dan daun tanaman ini dapat menyebabkan noda coklat pada permukaan pagar yang sulit dihilangkan.

6. Poleslah Secara Berkala

Warna pagar stainless steel yang mengkilat akan memudar dan kusam. Agar pagar terlihat mengkilat kembali seperti baru, Anda perlu melakukan pemolesan ulang.

Anda dapat membeli pemoles stainless steel di toko perangkat keras dan perangkat keras terdekat. Produk ini biasanya berbentuk cair atau krim. Cara pemakaiannya cukup dengan mengoleskan bahan ini pada permukaan pagar stainless steel menggunakan kain yang lembut.

7. Pengecatan ulang

Selain pemolesan biasa, Anda juga harus mengecat pagar stainless steel setidaknya setiap 3-5 tahun sekali. Lukisan ini akan membuat pagar lebih awet dan tahan lama.

Anda ingin mencari pagar besi minimalis berkualitas? Yuk bisa kepoin!.

Lapisan cat yang diaplikasikan pada permukaan pagar tidak hanya berguna sebagai penghias, tetapi juga sebagai pelindung pagar. Disarankan agar Anda menggunakan produk cat metal yang ditujukan untuk pagar berbahan stainless steel.

By ansyah