Mengenal Cincin Berlian Solitaire dan Perbedaan Setiap Bentuknya

Mengenal Cincin Berlian Solitaire dan Perbedaan Setiap Bentuknya

Memakai cincin berlian solitaire memang terlihat cantik. Modelnya yang terkesan simple namun masih mempunyai kesan mewah akan cocok bila digunakan untuk aktifitas sehari hari. Cincin ini tak hanya dipilih sebagai lambang pengikatan janji pasangan saja, tetapi juga banyak dibeli untuk koleksi yang cantik. 

Mengenal Sekilas Tentang Berlian Solitaire

Model Berlian solitaire adalah cincin yang mempunyai batuan yang terletak pada bagian tengah cincin. Tak hanya digunakan untuk cincin saja, berlian solitaire juga bisa digunakan untuk hiasan anting, kalung, gelang atau perhiasan jenis lainnya. Berlian tunggal yang berada pada bagian tengah ini akan membuatnya semakin terlihat mencolok. 

Desain solitaire pada cincin berlian begitu disukai dan populer digunakan di dunia karena bentuknya yang minimalis. Bentuknya yang terkesan simple ini masih juga terlihat mewah dan elegan. Dengan desain yang tidak berlebihan seperti ini cincin  solitaire bisa anda gunakan dalam aktivitas sehari hari. 

Cincin solitaire mempunyai beberapa pengaturan dalam bentuknya. Sehingga walaupun konsep utamanya menggunakan berlian tunggal pada pusatnya, cincin solitaire mempunyai variasi dalam penyangga berliannya. Penyangga inilah yang membuat cincin solitaire terlihat lebih cantik dan sekaligus terlihat lebih kokoh. 

Pengaturan Bentuk Pada Cincin Solitaire

  1. Pengaturan Dengan Metode Shank Split

Model cincin berlian dengan pengaturan metode shank split ini mempunyai bentuk seperti betis. Betis yang terbelah dua dan mengapit batuan berlian ditengahnya ini menjadi inspirasi model cincin satu ini. Keuntungan menggunakan metode ini adalah batuan berlian yang terdapat pada tengah cincin akan terlihat lebih menonjol dan terkesan glamor. 

  1. Pengaturan Dengan Metode Ujung Pisau

Jenis pengaturan cincin solitaire yang kedua adalah dengan menggunakan metode ujung pisau. Bagian tepi cincin akan dibentuk seperti pisau yang kemudian akan membentuk titik pada bagian tengah pita. Dengan metode ini cincin berlian anda akan tampak lebih tajam dan juga menarik perhatian bila dipakai. 

  1. Pengaturan Dengan Metode Prong Empat dan Enam

Metode pengaturan yang ketiga adalah metode prong. Metode ini terdapat dua model yaitu prong empat dan prong enam. Prong adalah logam yang dibentuk sedemikian rupa untuk menyangga batu berlian yang di tengah cincin. Dengan menggunakan logam prong ini berlian akan tampak kokoh sekaligus akan tampak lebih menonjol. 

Prong empat berarti logam yang digunakan untuk mencapit berlian, sejumlah empat buah. Sedangkan prong enam, merupakan jumlah logam yang mengapit berlian berjumlah enam. Jumlah prong yang digunakan disesuaikan dengan besar batu pada cincin berlian solitaire.  Semakin besar batu berlian makan jumlah prong yang digunakan juga semakin banyak. 

Memilih cincin berlian memang harus dilakukan dengan cermat. Membeli cincin perhiasan haruslah di tempat yang terpercaya. Harga cincin berlian memang tergolong relatif mahal, tetapi kualitas batuan yang digunakan juga berbeda dengan batuan perhiasan lainnya. Selain tahan banting, berlian juga memiliki kilau alaminya sendiri.