Bisnis

Inilah Cara Mengatur Keuangan Jelang Ramadan 2021

Summary

Genap hampir dua tahun lamanya Ramadan dilaksanakan dalam suasana yang berbeda karena pandemi. Beberapa keluarga harus menunda keberangkatan mereka melakukan tradisi yang sudah dilaksanakan puluhan tahun yaitu pulang kampung. Mengingat Ramadan sebentar lagi, ada beberapa kiat yang bisa dipelajari tentang […]

Genap hampir dua tahun lamanya Ramadan dilaksanakan dalam suasana yang berbeda karena pandemi. Beberapa keluarga harus menunda keberangkatan mereka melakukan tradisi yang sudah dilaksanakan puluhan tahun yaitu pulang kampung.

Mengingat Ramadan sebentar lagi, ada beberapa kiat yang bisa dipelajari tentang bagaimana cara mengatur keuangan jelang Ramadan 2021. Hal ini menjadi penting karena pada saat jelang Ramadan umumnya barang kebutuhan pokok selalu merangkak naik sehingga kita harus pintar-pintar dalam mengaturnya.

Meskipun kini ada pinjaman online cepat cair cukup ktp yang bisa diandalkan untuk kebutuhan darurat, tetapi akan sangat bijak jika sudah bersiap sejak dini. Apalagi jika kebutuhan pada saat Ramadan makin meningkat karena kebutuhan suplemen dan kesehatan yang kini menjadi prioritas.

Hitung perkiraan bujet pengeluaran

Langkah pertama dalam mengatur keuangan tentu saja dengan menghitung perkiraan bujet pengeluaran di saat bulan Ramadan. Kamu bisa menghitung pos apa saja yang kemungkinan akan membengkak. 

Atur pengeluaran belanja dengan skema kenaikan antara 5-10% untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok terutama daging sapi dan telur. Dengan skema bujet pengeluaran yang naik tersebut, kamu bisa mengatur ulang dengan mengurangi pos yang memang bisa dikurangi sementara waktu atau bahkan dihilangkan.

Contoh kecil seperti bujet bukan bersama keluarga besar. Pengeluaran tersebut sudah pasti bisa dialokasikan ke yang lain di mana saat ini hampir tidak mungkin menyelenggarakan buka bersama karena masih dalam suasana pandemi.

Sisihkan dana THR untuk dana darurat

Beruntunglah jika kantor kamu masih bisa membayarkan THR karyawannya. Jangan sampai lengah apalagi gatal dengan langsung membelanjakannya untuk kebutuhan tertentu. Tahan hawa nafsumu ketika memegang uang.

Langsung sisihkan dana THR untuk zakat, donasi serta paling utama di saat ini adalah dana darurat untuk simpanan jika ada kejadian yang tidak diharapkan.

Upayakan tetap mencari peluang bisnis di masa Ramadan

Jelang Ramadan adalah masa yang tepat untuk mendapatkan uang tambahan. Kamu bisa mulai memikirkan berbagai peluang bisnis jelang Ramadan seperti membuat hampers lebaran, atau bisnis aneka hidangan berbuka yang bisa dipesan secara online.

Ramadan menjadi bulan yang penuh berkah karena umumnya hampir setiap keluarga akan menambah bujet belanja makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka pada saat sahur dan berbuka. Begitu juga dengan suplemen kesehatan yang kini banyak dicari agar bisa memperkuat imunitas tubuh.

Pisahkan rekening tabungan dan bujet bulanan

Biasakan memisahkan antara rekening tabungan dengan bujet bulanan. Agar uang tabungan tidak tergerus dengan kebutuhan-kebutuhan mendesak. Kecenderungan seseorang untuk belanja biasanya meningkat jika masih melihat saldo besar di rekening. Padahal, saldo tersebut tercampur dengan tabungan atau mungkin dana darurat yang seharusnya juga bisa dipisahkan.

Pastikan dana darurat aman untuk 12 bulan ke depan

Dana darurat adalah dana yang sewaktu-waktu bisa digunakan saat kita tidak bisa mendapatkan penghasilan karena berbagai sebab. Misalnya jika kita mengalami sakit atau kecelakaan sehingga harus dirawat berbulan-bulan. 

Kondisi tersebut tentu secara langsung akan membuat kehilangan pendapatan atau penghasilan. Di situlah dana darurat berperan layaknya sebuah ban serep, supaya kendaraan bisa tetap melanjutkan perjalanan hingga ke titik aman. Idealnya dana darurat dapat mengcover kebutuhan pokok selama 12 bulan ke depan.

Namun demikian, jika faktanya kamu belum memilikinya, mau tidak mau kamu harus tetap bertahan dengan mengharapkan pinjaman. Bisa pinjaman dari sahabat atau keluarga. Selain itu alternatif lain adalah lewat pinjaman online cepat cair cukup ktp untuk pendaftarannya.  

Salah satu pinjaman online yang juga bisa memberikan pinjaman tunai untuk dana darurat adalah Kredivo. Kredivo terdaftar dan memiliki izin operasional resmi dari Otoritas Jasa Keuangan sehingga memberikan kepastian hukum jika terjadi sesuatu.

Sesuai dengan informasi yang bisa didapatkan lewat website utama maupun aplikasi resminya, Kredivo memberikan bunga yang cukup terjangkau sebesar 2,6% per bulan. Ada biaya admin yang akan dipotong di muka sehingga uang yang dipinjam tidak akan utuh diterima. 

Biaya adminnya sendiri sebesar 6% hanya dikenakan satu kali saja. Biaya admin ini anggap saja sebagai kompensasi karena nasabah tidak perlu menyediakan agunan/jaminan ataupun uang muka..

Soal waktu mencicil juga cukup fleksibel dengan pilihan antara 3 bulan dan 6 bulan. Sehingga masih ada waktu untuk mengembalikannya sesuai dengan kemampuan finansial. Untuk urusan utang makin cepat makin baik. Maka, disarankan memilih tenor yang singkat dalam waktu 3 bulan saja. 

Syarat pendaftaran juga cukup mudah, punya penghasilan tetap minimal Rp3 juta per bulan, berusia antara 18-60 tahun dan berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, dan Kediri.