Hal-hal yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Koper

King Koper – Wegonesia yang hobi traveling, termasuk tim mana nih, koper atau ransel? Baik tim koper maupun tim ransel tentunya punya alasan masing-masing, ya.

Jika mengutamakan kenyamanan, biasanya koper akan jadi pilihan. Pengguna koper tidak perlu merasakan sakit punggung karena memikul beban berkilo-kilogram saat bepergian. Selain itu, mengambil barang di koper juga bisa dilakukan dengan mudah tanpa harus mengeluarkan barang-barang lain seperti kalau menggunakan ransel top load (ransel dengan jenis bukaan di atas).

Koper Polo Sonic 24" inch Waterproof | Shopee Indonesia

Memilih koper yang tepat sebenarnya sangat tergantung pada kebutuhan Wegonesia. Nah, untuk lebih jelasnya, simak 4 hal yang perlu diperhatikan saat membeli koper di bawah ini, ya, supaya tidak salah pilih.

Material
Koper soft case

Secara umum, koper terdiri dari jenis soft case dan hard case. Koper jenis soft case biasanya mampu menyerap guncangan lebih baik dari pada koper hard case, jadi kalian tidak perlu khawatir koper akan rusak saat dipindah-pindahkan.

Namun kalau teman-teman takut barang di dalam koper rusak atau basah, koper hard case dapat menjadi pilihan yang lebih baik karena dapat memberikan perlindungan lebih optimal untuk barang-barang di dalamnya. Koper jenis ini juga umumnya memiliki ruang simpan yang luas. Pengguna koper hard case hanya perlu hati-hati karena koper jenis ini lebih rentan retak atau pecah karena terkena guncangan dan tekanan.

Koper hard case
Ukuran

Apakah teman-teman sering melakukan perjalanan singkat atau menggunakan budget airlines? Kalau iya, koper dengan ukuran kabin dapat menjadi pilihan yang tepat. Tiap maskapai memiliki regulasi yang berbeda menyangkut ukuran koper yang diperbolehkan di kabin, tapi umumnya tidak lebih dari 56 cm x 36 cm x 23 cm.

Perhatikan regulasi maskapai mengenai ukuran koper yang diperbolehkan

Bagi travelers yang membutuhkan koper lebih besar, perlu diingat bahwa semakin besar koper, semakin banyak pula barang yang dapat ditampung, dan semakin berat pula koper kalian. Nah, maskapai-maskapai umumnya menetapkan berat maksimum untuk satu koper.

Sebagai contoh, maskapai Garuda Indonesia menetapkan berat maksimum yang diperbolehkan adalah 32 kg. Koper yang terlalu berat juga bisa mengakibatkan cedera saat mengangkatnya, jadi pilih ukuran koper dengan saksama dan timbang berat kopermu sebelum berangkat, ya.

Jumlah Roda

Jumlah roda koper merupakan faktor yang juga penting dalam memilih koper. Koper dengan 2 roda (roller) biasanya lebih tahan lama dan dapat diandalkan saat harus digeret di permukaan yang tidak halus, seperti trotoar atau jalan yang tidak rata. Kekurangannya, koper ini agak menyusahkan kalau kalian harus membawa tas lain. Selain itu, menarik koper roller juga dapat memberikan tekanan pada sendi-sendi dan menyebabkan cedera di bahu.

Koper dengan 4 roda, cocok untuk permukaan jalan yang halus

Sementara itu, koper dengan 4 roda (spinner) lebih memudahkan pergerakan saat harus membawa barang lain, seperti ransel atau tas tangan. Tetapi, koper spinner ini mungkin akan tersendat saat dibawa di permukaan yang tidak halus, sehingga untuk penggunaannya harus ditarik seperti koper roller biasa.

Handle
Pastikan handle koper nyaman sebelum membelinya

Sebelum membeli koper, penting untuk mencoba handle koper tersebut. Selain untuk mengetahui apakah handle dapat ditarik dengan mudah, teman-teman juga dapat memastikan bahwa panjang handle sesuai dengan tinggi badan teman-teman.

Jenis handle juga dapat memengaruhi kapasitas penyimpanan koper, lho. Handle yang terletak di dalam koper akan mengurangi kapasitas penyimpanan, tapi di saat yang sama juga lebih terlindungi sehingga tidak mudah rusak. Namun kalau teman-teman ingin ruang lebih luas untuk menyimpan barang, handle yang terletak di luar koper dapat menjadi solusinya.