Setiap sistem pembelajaran yang diterapkan di Indonesia pastinya ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi siswa untuk menjalani proses pendidikan. Beberapa penerapan sistem pembelajaran yang dilakukan di Indonesia yaitu dengan menggunakan metode offline. Berikut beberapa kelemahan dari metode pembelajaran sekolah offline

Kekurangan dari Metode Pembelajaran Offline

1. Membutuhkan Ruang yang Memadai dan Jarak Tempuh yang Jauh

Kekurangan atau kelemahan dari sistem pembelajaran Luring yang pertama yaitu dikarenakan proses pembelajaran hanya bisa dilakukan jika memiliki bangunan dan ruang kelas yang memadai untuk proses pembelajaran. Selain itu, sistem ini juga mengharuskan tenaga pengajar untuk bertemu dengan seluruh peserta didik dalam satu tempat yang sama

Untuk bisa melakukan interaksi secara langsung, beberapa siswa atau tenaga pengajar perlu melakukan perjalanan dalam waktu yang cukup lama  untuk akhirnya bisa sampai ke lokasi pembelajaran. Hal ini dirasa cukup memakan biaya dan waktu untuk dilakukan bagi siswa yang hendak menimba ilmu yang berkaitan dengan pengetahuan, etika dan juga psikologis

2. Kurang Kemandirian

Kekurangan berikutnya dari sekolah offline ini tidak memberikan kebebasan kepada siswa untuk bisa memahami berbagai jenis materi secara mandiri. Pasalnya ketika siswa sedang melakukan pembelajaran didalam kelas maka secara langsung guru akan memberikan penjelasan terkait materi yang akan dipelajari dan siswa hanya perlu mendengarkan

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan sistem pembelajaran daring yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempelajari segala materi yang perlu dipelajari. Jika memiliki pertanyaan terkait hal yang tidak dipahami bisa dilakukan secara virtual tanpa perlu langsung bertatap muka. Dengan begitu maka siswa akan lebih mandiri

Ketika siswa langsung diberikan materi begitu saja tanpa memintanya untuk mempelajari materi terlebih dahulu maka akan membuat anak bermalas-malasan dan kurang mandiri. Dan bahkan guru juga akan kuala memberikan penjelasan atau pemahaman karena siswa tidak memahami terkait konsep dasar atau pemahaman dasar dari materi yang sampaikan

3. Waktu Pelajaran

Selain jarak, waktu sekolah offline juga perlu konsisten. Siswa harus bertemu di tempat yang sama pada waktu yang telah ditentukan, sehingga diperlukan tingkat kedisiplinan yang tinggi tepat waktu. Tentu saja jika terlalu lama untuk bersantai, itu akan menjadi masalah bagi siswa untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dan juga teman di sekitarnya

4. Keterbatasan Pengetahuan Teknologi

Secara berkelanjutan, guru dan siswa yakin bahwa semua akan dapat belajar secara langsung dan cepat mengeksplorasi kemampuan untuk menggunakan teknologi dan informasi seperti laptop, komputer, dan untuk menggunakan aplikasi di Internet. Anda tidak akan dapat melakukannya ketika tetap bertahan dengan sistem pembelajaran sekolah offline

4 kelemahan tersebut akan dirasakan ketika menggunakan sistem pembelajaran dengan metode tatap muka. Banyak hal yang tidak dapat diekspor ketika menerapkan sistem pembelajaran ini. Dimana siswa dan guru akan terus ketinggalan atau tidak memahami perkembangan dan cara penggunaan teknologi yang semakin hari semakin canggih